wisata

Kades Limbungan Berharap Akses ke Agrowisata Gunung Lumut Ditingkatkan Lagi

penulis: Admin | 22 October 2019 19:23 WIB
editor:


Gerbang menuju Wisata Geosite Gunung Lumut, Desa Limbungan, Kecamatan Gantung, Beltim. Selasa(22/10/2019). Foto:Suherman Fuad.
Gerbang menuju Wisata Geosite Gunung Lumut, Desa Limbungan, Kecamatan Gantung, Beltim. Selasa(22/10/2019). Foto:Suherman Fuad.

Beltim, Kejarfakta.co - Bicara pariwisata, bicara keindahan harus juga didukung oleh Stakholder yang ada serta sinergi dalam bentuk kebersamaan agar berjalan sebagaimana mestinya.

Seperti hal nya salah satu Agro Wisata Geosite Gunung Lumut yang berlokasi di Desa Limbungan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur(Beltim), hasil pantauan awak media kelokasi Wisata yang ada di Desa Limbungan tersebut. Objek wisata gunung lumut memang terkenal dengan pemandangan /panorama nya yang indah. Serta hutan disekitarnya yang masih alami (orisinil), serta penduduknya yang ramah tamah terdiri dari ragam suku , tetapi mereka hidup rukun dan damai.

Akan tetapi, menyoal akses kelokasi Geosite Gunung Lumut tersebut pantauan dilokasi Selasa (22/10/2019), sangat disayangkan fasilitas untuk menuju kelokasi tersebut jalannya belum diaspal. Serta belum memiliki penerangan listrik. Padahal, dilihat dari dan untuk prospek kedepannya Objek Wisata Gesite Gunung Lumut sangat menjanjikan, dikarenakan lokasi tersebut letaknya sangat strategis apalagi dikelola dengan maksimal.

Menuju ke pendakian Wisata Gunung Lumut. Selasa(22/10/2019). Foto:Suherman Fuad.

Sementara Kades Limbungan, Japari mengatakan dirinya sekilas menceritakan sejarah Gunung Lumut, yang mana pada saat ini Gunung Lumut menjadi salah satu Icon Geopark di Desa Limbungan, Kecamatan Gantung Beltim.

"Kegiatan masyarakat dan Pemerintah Desa dimulai dari Tahun 2016, sudah mulai merintis kegiatan untuk Gunung Lumut ini supaya dijadikan salah satu Objek Wisata", ujar Japari.

Dan desa sudah membangun, tambahnya, beberapa sarana. Termasuk jalan, yang dulunya orang ke Gunung Lumut itu sering jatuh dan mobil pun amblas namun sekarang ini sudah dibangun akses jalan meskipun baru dibangun dengan jalan tanah puru.

"Untuk kegiatan-kegiatan lainnya juga saat ini desa Limbungan sudah mulai membuat bangunan lain di kawasan Wisata Gunung Lumut. Karena, memang dikawasan gunung lumut ini dengan memiliki luas 90,9 Hektar. Dan terdiri dari Lumut itu sendiri dan hutan yang cukup besar, kemudian ada juga gua kelelawar, dan lain-lainnya", terang Japari.

Nah untuk itu, memang lanjutnya-red, Desa Limbungan terus berupaya untuk meningkatkan dan menjadikan kawasan Gunung lumut ini menjadi objek wisata.

"Yang memang sempat dihentikan, karena dinilai kita belum berkesiapan yang cukup. Dikarenakan resikonya bagi pendakian diatas gunung, maka beberapa waktu yang lalu kamipun menghentikan sementara kegiatan itu untuk di Expose. Dan saat ini kamipun sedang melakukan pembenahan, serta kesiapan kesiapan yang lain untuk menunjang sarana prasarana nya di kawasan wisata gunung lumut", jelas dia.

Saya berharap, kata dia lagi, agar menuju ke kawasan gunung lumut itu jalannya bisa diaspal (Hotmix), dan dapat dimasukan listrik untuk penerangan. Dikarenakan itu suatu kebutuhan yang tentunya banyak yang dapat dilakukan ketika memang sarana-sarana ini mencukupi, tandasnya. (Suherman Fuad/Mar).

Tag : #Kades Limbungan#Agrowisata Gunung Lumut #Beltim#Babel