news

Kurang Lebih 2000 Ton Pasir Zirkon  Pulau Belitong  di Kirim Ke Kalimantan

penulis: Admin | 29 April 2019 14:03 WIB
editor:


Pelabuhan Tanjung Batu, Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung. Senin (29/4/2019). Foto : Marsidi
Pelabuhan Tanjung Batu, Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung. Senin (29/4/2019). Foto : Marsidi

Belitung, Kejarfakta.co -Pengiriman pasir Zirkon melalui pelabuhan Tanjung Batu, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dikirim ke Kalimantan dari Pulau Belitong. Senin (29/4/2019).

Dari hasil investigasi media ini pengiriman pasir Zirkon sudah membayar pajak, namun perlu dikaji kembali terkait asal muasal sumber mineral Zirkon. Apakah benar dari luas Wilayah Izin Usaha Pertambangan Zircon di Kecamatan Sijuk dengan luas 15. Hektar lebih tersebut zircon yang dikirimkan bersumber dari WIUP yang dimaksud.

Dikatakan Ketua LSM LINTAR ALI HASMARA saat diwawancarai awak media ini Senin 29 April dirinya mengatakan untuk pasir zircon yang dimaksudkan setahu saya paling banyak ditemui dari ampas-ampas meja goyang.

"Yang saya ketahui pasir zircon ini paling banyak ditemui di wilayah Kabupaten Belitung Timur. Seperti di pengolahan meja goyang timah baik meja goyang basah maupun maupun meja goyang kering", kata Ali.

Terkait WIUP ZIRCON dengan luas lebih kurang 15(lima belas) hektar untuk pertambangan zircon yang ada di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, kita belum pernah mengecek langsung ke lokasi.

"Untuk pertambangan zircon saya belum pernah mengecek ke lokasi tambang di Kecamatan Sijuk. Meski berdasarkan data laporan pengiriman bahwa tertulis WIUP ZIRCON di Kecamatan Sijuk. Tapi dalam hal ini saya dan kawan-kawan belum pernah melihat langsung operasi pertambangan zircon ke lokasi tersebut. Mungkin nanti kita akan cek kelokasi Pertambangan pasir Zircon yang dimaksud bersama dinas terkait," ungkap Ali.

Adapun pihak KSOP Tanjung Pandan Belitung saat ditemui diruangan kerjanya mengatakan untuk muatan jika semua sudah memenuhi syarat pihaknya tidak ada masalah.

"Untuk lebih lanjut silahkan konfir ke PBM, kalau pihak KSOP jika semua administrasinya sudah diselesaikan tidak ada masalah", ujar Iswandi.

Pihak Perusahaan Bongkar Muat (PBM) pak Hanan saat dikonfirmasi awak media ini terkait pengiriman pasir zircon dirinya menuturkan muatan pasir zircon oleh pihak perusahaan tersebut lebih kurang 2000 ton tapi itu pun belum pasti.

"Untuk muatan rencananya diperkirakan lebih kurang 2000 (dua ribu) ton, namun itu belum dipastikan apakah bisa mencapai demikian atau tidak. Terkait izin dokumen yang mereka kantongi untuk pengiriman pasir zircon mereka sudah membayar pajak", jelas Hanan.

Zircon atau muatan tongkang ini tujuan akan dikirim ke Kota Waringin, Kalimantan, tandasnya. (Marsidi).

Tag : #Pasir Zirkon #Kabupaten Belitung#Kepulauan Bangka Belitung